image source: tumblr
Kalau kalian ada diantara pilihan menyakiti atau tersakiti, kalian milih mana?
tersakiti? kalau itu hal yang bikin kalian bahagia, the only thing yang bisa bikin kalian senyum immediately disaat kalian lagi gak mood, emang kalian rela mau ngelepasinnya gitu aja? kalau hal itu adalah hal yang kalian harapkan, tapi pas hal itu udah hampir di depan mata, kalian rela berkorban?
menyakiti? kalau hal yang justru bikin lo bahagia itu adalah hal yang menyakiti hati orang lain, apa kalian mau untuk tetap dengan egois menjalankannya? kalian sanggup ngebayangin gimana kalau kalian diposisi mereka, ga?
saat dihadapin sama pilihan yang kayak begini, siapa sih yang gak pengen kabur dan berharap menghilang aja? kita pasti gamau menyakiti, tapi kita juga sebisa mungkin untuk ga tersakiti. cuman.. kalo pilihannya cuma antara dua itu, gimana?
what's better?
I don't even know what's wrong with myself..... ughh. Tapi pas lagi shuffle lagu di handphone, kebetulan ke-play lagu ini dan.. suddenly I just wanna post this lyric. Mungkin lagi pas sama suasana hati, mungkin karena emang liriknya yang bagus, dan mungkin karena kemungkinan yang lainnya. I dont know. Well, there's time when you dont even understand yourself, isn't it?
Simple Plan - Welcome To My Life
Do you ever feel like breaking down?
Do you ever feel out of place?
Like somehow you just don't belong
And no one understands you
Do you ever wanna runaway?
Do you lock yourself in your room?
With the radio on turned up so loud
That no one hears you screaming
No you don't know what it's like
When nothing feels all right
You don't know what it's like
To be like me
To be hurt
To feel lost
To be left out in the dark
To be kicked when you're down
To feel like you've been pushed around
To be on the edge of breaking down
And no one's there to save you
No you don't know what it's like
Welcome to my life
Do you wanna be somebody else?
Are you sick of feeling so left out?
Are you desperate to find something more?
Before your life is over
Are you stuck inside a world you hate?
Are you sick of everyone around?
With their big fake smiles and stupid lies
While deep inside you're bleeding
No you don't know what it's like
When nothing feels all right
You don't know what it's like
To be like me
To be hurt
To feel lost
To be left out in the dark
To be kicked when you're down
To feel like you've been pushed around
To be on the edge of breaking down
And no one's there to save you
No you don't know what it's like
Welcome to my life
No one ever lied straight to your face
No one ever stabbed you in the back
You might think I'm happy but I'm not gonna be okay
Everybody always gave you what you wanted
Never had to work it was always there
You don't know what it's like, what it's like
To be hurt
To feel lost
To be left out in the dark
To be kicked when you're down
To feel like you've been pushed around
To be on the edge of breaking down
And no one's there to save you
No you don't know what it's like (what it's like)
To be hurt
To feel lost
To be left out in the dark
To be kicked when you're down
To feel like you've been pushed around
To be on the edge of breaking down
And no one's there to save you
No you don't know what it's like
Welcome to my life
Welcome to my life
Welcome to my life
Welcome To My Life
![]() |
| image source: tumblr |
Untuk sekali ini,
Aku ingin bersikap tidak peduli
Untuk tidak memikirkan semua masalah-masalah yang membuat gundah.
Untuk tidak menggubris semua komentar dari orang-orang yang membenciku,
yang tidak suka padaku.
Untuk sekali ini,
Aku ingin menjadi egois.
Untuk melakukan hal apapun yang aku sukai tanpa memikirkan orang lain.
Untuk tidak merasakan sedih, kesal, ataupun kecewa,
hanya bahagia.
Untuk sekali ini,
Aku ingin orang lain yang memperhatikanku,
yang mempedulikanku.
Dan untuk sekali ini,
Aku ingin tidak ada masalah apa-apa,
Namun diatas segalanya,
Untuk sekali ini,
Aku ingin semuanya baik-baik saja.
untuk sekali ini
Hello guys, I've been ‘dissapear’ from blogger... hahaha you
know, high school, busy days...
Well, in this post, I.. wanna pour everything which I’ve been hiding from everyone.
Well.. first, for my junior high school friends, whoever you are, who said that I’m changed, I tell you guys, I’m not.
Well, in this post, I.. wanna pour everything which I’ve been hiding from everyone.
Well.. first, for my junior high school friends, whoever you are, who said that I’m changed, I tell you guys, I’m not.
I’m not changed, I’m
growing up. You see, I’m still me, but with so much differences in myself. Tau
lah... masa-masa SMA, banyak banget yang bikin kita belajar dan bikin kita
‘berbeda’ dari sebelumnya. Sifat-sifat kita, kebiasaan kita, bahkan sampai
kelakuan kita. Di SMP, dimana kita masih ga begitu mikirin gimana kita nanti,
di SMA...beda. Kita harus mulai serius mikirin masa depan kita, segala macem.
Dan di SMA...
Dan buat yang ngomongin kesalahan gue ke orang lain, you might know about my stories, but you don’t know very well what I’ve been through. Remember this, lo bisa aja bilang lo tau cerita gue, lo tau kekurangan gue, lo tau apa aja dah pokoknya yg ttg gue.. but you don’t know it EXACTLY like ME. If you see it from my side, mungkin lo bisa ngerti kalo gak semua yang lo omongin ke org lain itu tepat. Because this is me who fighting and struggling every single day. And because somehow, you guys might just won’t understand.
Dan di SMA...
gue belajar, banyak banget hal. Salah satunya
tentang kepercayaan.
Dulu, gue bisa aja ngasih kepercayaan sama siapa aja yang
gue kenal, sama siapa aja yang gue kira mereka orangnya baik. Tapi di SMA, beda
cuy.
Bahkan orang yang lo bilang temen deket lo, bisa aja ngomongin kejelekan
lo ke orang lain, tanpa sepengetahuan lo.
Bahasa gaulnya, they talk about your
bads behind your back, alias "muka dua".
Gila banget emang hahahahahaha.
Ya emang
sih, suka gasuka, pasti bakalan ada yang ngomongin kita. Entah ttg kebaikan
kita atau kejelekan kita. Tapi... siapa yg ngomongin itu, bisa aja orang yang
gapernah lo sangka. Well.. gue nulis begini karena emang gue ngalamin
sendiri..haha.
One of my...ehmm...friends, taught me to not believe in someone easily.
One of my...ehmm...friends, taught me to not believe in someone easily.
Noo, bukan kayak guru terus dia ngasih nasihat gitu, bukan. But he
taught me from his behavior.
Jadi, dia dikenal sama orang-orang sbg seseorang
yg...ahli muka dua.
Dia sendiri ngakuin itu loh hahaha. Ternyata di SMA susah
bro nyari temen yang bener-bener bisa kita bilang ‘temen’. Eh.. entah sih,
mungkin sebagian orang bilang temen SMA yg paling asik, yang paling bisa diajak
susah seneng bareng. Tapi gue pribadi, justru kebalikannya. Di SMP, walaupun
banyak juga orang yang pura-pura baik di depan kita, seenggaknya kita bisa tau
dan bisa bedain mana yang bener-bener baik dan mana yang engga. Di SMA?
Hahahahahaha yang bener-bener baik sama yang pura-pura aja kadang ga ketauan.
Reason why I wrote this? Hmm pengalaman bung hahaha days
ago.. baru ngerasain soalnya :D
Funny how we see things like nothing changed, but when we finally realized, everything’s different. Kita kira kita ga ada masalah sama siapapun dikelas kita sendiri. But who knows? Ternyata kita juga jadi salah satu topik ‘mereka’. Mereka yang kita kira baik, mereka yang kita kira ga ada masalah sama kita, ternyata gasuka sama sikap dan sifat kita.
Funny how we see things like nothing changed, but when we finally realized, everything’s different. Kita kira kita ga ada masalah sama siapapun dikelas kita sendiri. But who knows? Ternyata kita juga jadi salah satu topik ‘mereka’. Mereka yang kita kira baik, mereka yang kita kira ga ada masalah sama kita, ternyata gasuka sama sikap dan sifat kita.
Cuma satu sih
yang gue pertanyain, kenapa mereka ga jujur aja sama kita? Kalo orang punya
salah... punya sifat yang gak disukain, apa salahnya memperingati orang itu?
Lagian kan..biar orang itu juga bisa ngoreksi dirinya sendiri jg. Biar mereka
tau salah mereka apa dan dimana. Kalo caranya dengan nyindir...apalagi di dunia
maya semacam twitter, I tell you guys; somehow, it hurts.
Yeah, we tell people it’s fine, we said we can take it easy. Tapi kita masih remaja, we DO worry about what people say to us. Screw teenagers who said they don’t care ‘bout people’s whispers about them. Because somehow, they actually think about that.
And this is for those people who dislike me, I’m sorry. I know pasti gue punya salah sama kalian. Yang gue sengaja ataupun engga. Dan yang gue sadarin ataupun engga. Sekali lagi, gue minta maaf. Mungkin gue emang nyebelin, ngeselin, dan blah blah blah masih banyak kejelekan gue. But remember, semua orang juga punya kekurangan. What do you expect from us? We’re teenagers. We’re human. We make mistakes. We annoy others. But that’s how we learn. Right?
Dan ini untuk orang-orang yang mungkin kesel sama gue... sampe nyindir gue di twitter hahaha if I have done anything wrong to you guys, please, tell me.
Yeah, we tell people it’s fine, we said we can take it easy. Tapi kita masih remaja, we DO worry about what people say to us. Screw teenagers who said they don’t care ‘bout people’s whispers about them. Because somehow, they actually think about that.
And this is for those people who dislike me, I’m sorry. I know pasti gue punya salah sama kalian. Yang gue sengaja ataupun engga. Dan yang gue sadarin ataupun engga. Sekali lagi, gue minta maaf. Mungkin gue emang nyebelin, ngeselin, dan blah blah blah masih banyak kejelekan gue. But remember, semua orang juga punya kekurangan. What do you expect from us? We’re teenagers. We’re human. We make mistakes. We annoy others. But that’s how we learn. Right?
Dan ini untuk orang-orang yang mungkin kesel sama gue... sampe nyindir gue di twitter hahaha if I have done anything wrong to you guys, please, tell me.
Kalo bisa secara langsung. I like it better that way.
Meskipun pasti gaenak orang lain negur kesalahan kita didepan muka kita
langsung, lebih gaenak lagi kalo kesalahan kita diomongin di...internet dengan
temen temen kita yang lain. Karena itu bisa aja ngubah pandangan orang lain ke
kita. Padahal mereka gatau yang sebenernya gimana.
Dan buat yang ngomongin kesalahan gue ke orang lain, you might know about my stories, but you don’t know very well what I’ve been through. Remember this, lo bisa aja bilang lo tau cerita gue, lo tau kekurangan gue, lo tau apa aja dah pokoknya yg ttg gue.. but you don’t know it EXACTLY like ME. If you see it from my side, mungkin lo bisa ngerti kalo gak semua yang lo omongin ke org lain itu tepat. Because this is me who fighting and struggling every single day. And because somehow, you guys might just won’t understand.
what I learned about trust
Ni hao! I wrote this post because I don't know what to do!
Serius deh, sebel bgt gue sama yang namanya caffeine, bikin gabisa tidur parah!
It’s 1:58 am when I wrote this and I haven't feel sleepy yet!
Gue saranin sama
kalian semua ya, jgn pernah minum apapun yg mengandung caffeine kecuali emg
kalian ada niat buat begadang. Salah gue juga sih grgr td kepo sm rasanya caramelatte
freeze-nya j.*o, tp kalo tau kyk gini..mending td mesen ice chocolate atau oreo
freeze aja deh-...-
Well well well fokus ke topik.
Knp post ini gue kasih judul
‘kenapa sih, kenapa?’? hmm...karena itu yg ada di otak gue.
Apa yang dalam bbrp
hari ini gue fikirin. Semuanya tuh serba kenapa.
Kenapa gue selalu terlibat sm
situasi yg gak gue pengenin.
Kenapa gue gabisa nerapin saran-saran yg gue kasih
ke org lain buat masalah gue sendiri.
Kenapa gue gabisa mengungkapkan pendapat
yg sama persis ama yg di otak gue?????
Kenapa perkataan yg keluar dari mulut
gue kadang beda sama apa yg dipikiran gue, beda sama apa yg dihati gue.
Kenapa susah banget untuk bersikap
ga peduli.
Kenapa gue suka expecting things too high pdhl gue tau
ujung-ujungnya pasti gue kecewa.
Kenapa orang-orang kadang kaga peka???
Kenapa
orang-orang suka sok tau.
Kenapa banyak orang yang muka dua.
Kenapa kita suka
nyembunyiin perasaan kita karena gaenak sama org lain.
Kenapa kita ngerasa
nyesel tiap abis melakukan suatu kesalahan.
Kenapa kita peduli sama pendapat
orang lain ttg kita.
Kenapa untuk menggapai apa yang kita bener-bener inginkan
itu sulit.
Kenapa kita otomatis malah denger lagu slow pas kita sedih.
Kenapa
gue terlalu malu buat nyeritain semua cerita gue ke org tua.
Kenapa gue sering
ngerasa sendirian pdhl mereka bilang they’ll always there.
Kenapa people often
said things they don’t really mean.
Kenapa susah banget ngerubah pandangan org
lain trhdp kita kalo org itu udh nilai yg ga bener ttg kita.
Kenapa org-org
pada menghilang saat kita butuhin mereka bgt.
Kenapa kita gabisa trs-trsan
ketawa krn hal yg sama tp bisa nangis berkelanjutan pdhl intinya krn itu-itu
juga?
Kenapa susah bgt percaya sm org lagi setelah kita tau org itu bohong ke
kita, tp kita malah ga kapok kapok bohongin org lain.
Kenapa kita gampang
banget jenuh, pdhl awalnya itu yg kita pengenin bgt.
Kenapa jadi fangirl sulit
bgt kalo gapunya modal.
Kenapa orang-orang yg kita nilai cocok, malah bukan
couple, contohnya TomFelton-EmmaWatson!
Kenapa teknologi canggih-canggih bgt
tapi harganya juga wah bgt??????
Kenapa gue boros.
Kenapa ngabisin uang
kayaknya gampang bgt pdhl ngumpulinnya nauzubillah????????
Kenapa provider jd
serba mahal kalo menjelang bulan puasa.
Kenapa harus ada yg namanya
trigonometri????!!!!
Kenapa choi minho, andrew garfield, skandar keynes,
chanyeol, kyuhyun, alexander ludwig, donghae, kai, baekhyun, sehun, zayn malik,
harry styles, eugine dubois, dll-yg-gabisa-gue-sebut-satu-satu harus ganteng
bgt??
Kenapa konser-konser yg kita pengenin malah ada saat keuangan kita lg
tiris????!!!!
Kenapa adek gue suka ngeselin?! Terus kenapa british accent dan
england tuh keren bgt???!!!
Why when we feel we want someone, they don’t want us?
Why
when someone wants us, we don't want them? And why when we both want each
other, something has to come around and mess it up?!!
Why we ignore someone who
adores us, yet we adore someone who ignores us?
................................... dan masih banyak
kenapa kenapa yang lainnya.
But most of all, kenapa kita sering ga nemu jawaban tentang
pertanyaan-pertanyaan yg ada di fikiran kita?
kenapa sih, kenapa?
Subscribe to:
Posts (Atom)






