"Being a teenager is hard, harder than some can imagine, harder that some can remember. It’s those years you’ll never forget though you sometimes wish you could wipe them away. They seem to last forever, but when you look back, they went by so fast. Being a teenager is falling in love too fast, and too hard, talking for hours on the phone to your best friends, being talked about and talking about others. It’s being guilty when you’re innocent, it’s standing out and fitting in. It’s when you have a million questions that will never be answered. Being teenager isn’t something you can really describe, unless you’re living it at the time. It’s dealing with life when it crashes on you, and trying your hardest to live through it. Everyone has their tough times. Everyone goes through something , but being a teenager, that when you feel everything at once. When you’re in love, you’re really in love, when you hate someone, you despise them, when you’re lonely, you’re miserable. Being a teenager is something you always have to go through, and it’s the best and worst years of your life. Being a teenager isn’t anything-it’s everything. It isn’t a big deal-it’s a HUGE deal. And while you’re being a teenager, you ought to live it up, because this is the one chance. The one time, you’ll be young, and free, and careless, and teenagers usually are."

"As you grow up, you learn that the one person, that was never supposed to bring you down, probably will. You will have your heart broken more than once, and everytime, it gets harder. You might break hearts too, so remember what it felt like, when yours was broken. You’ll fight with your bestfriend. You’ll blame a new love, for what an old one did. You’ll cry because time is passing too fast, and you’ll probably lose someone you love. So take so many pictures, laugh too much, and love like you’ve never been hurt. Because is very sixty seconds you spend upset, is a minute of happiness you can’t get back."

"Someday, we’ll forget the hurt, the reason we cried and who caused us pain. We will finally realize that the secret of being free is not revenge, but letting things unfold in their own way and own time. After all, what matters is not the first, but the last chapter of our life which shows how well we ran the race. So smile, laugh, forgive, believe, and love all over again."



(.............taken from Tumblr)

Being a teenager

I'm fifteen!!! Yeaaaay :D dan itu berarti tinggal 2 tahun lagi gue mendapatkan KTP dan SIM muehehehe yaaaa walaupun ulang tahun kali ini ga seberkesan tahun lalu, tapi yaa ga buruk-buruk banget. Thank you for everyone who wished me a happy birthday. 

Khususnya bagi orang-orang yang inget ulang tahun gue bukan karena pemberitahuan facebook atau tanda di kalender hehe it makes me sooo touched. Makasih buat Lulu Abditrya atas pelukannya hahaha pagi pagi langsung dapet pelukan erat dan diteriakin happy birthday. 

Makasih buat yang ngucapin secara langsung atau lewat sms/twitter/facebook. Daaan makasih juga buat Fitri, Sandra, dan Rafdi yang udah mau meluangkan waktunya buat dateng kerumah gue bawain kue, yaaa walaupun Rafdi malah pulang duluan krn takut dimarahin emaknya hahaha thank you semuanya! :3

20102010! ☺

Happy Anniversary 19 months DVJI :D

Thank you for all the times you've spent with me. 
Thank you for listening to my stories. 
Thank you for all the suggestions and advice from you guys so I can through all my problems. 
Thank you for accepting me as I am. 
Thank you for the stupid things we do together. 
Thank you for always there when I needed you. 
Thank you for all the hugs to make me feel better when I cried. 
Thank you for doing silly things to make me smile. 
Thank you for want to sang together with me. 
Thank you for teaching me what is called "best friend". 
Thank you for all the fights we've been through that only brought us even closer. 
Thank you for being a lot like me. Thank you for cheering me up in such a funny way. 
Thank you for understand me. 

Thank you for giving me a lot of memories to remember. 

Also, 
Sorry for all the mistakes I made. 
Sorry for the times when I'm being selfish. 
for all the things I shouldn’t have said, for the things I shouldn’t have done. 
Sorry for the times when I'm not around when you need me. 
Sorry for only being able to say "be patient" instead of a good advice..
Sorry for the missed hugs and cheering when you need it most.


By the way, harusnya ini gue post tanggal 3, tapi gue baru inget sekarang haha. Ya sebenernya sih dvji udah lebih dr 19 bulan, tapi karena kita masing2 lupa tgl berapa DVJI itu lahir (ea), kita tetapin jadi tanggal 3 Desember 2008. Kenapa kita tetapin tanggal segitu? Jawabannya karena....... 

*drum sound* *jeng jeng* 
......karena itu adalah tanggal dimana kita ngebuat friendsternya dvji. Hahaha maklum aja ya waktu itu masih jaman2nya fs, facebook sm twitter mah belom terkenal. Tapi fsnya udah ga keurus lagi, yaaaaa udah pada lupa password sm emailnya. Bahkan fs masing2 pun kita pada lupa passwordnya hihi. 

Sayang ya, bentar lagi kita bakal pisah sekolah, bakal jarang banget ketemu, bakal jarang ngumpul, atau bahkan mungkin diantara kita bakal ada yg sombong nantinya. Mungkin. Tapi mudah mudahan enggak ya. Mudah2an kita masih bisa sering ketemu, masih bisa sering bareng-bareng nantinya, dan yang terutama......kita gak saling lupa&still keep in touch. Aduh, kadang jadi pengen nangis deh ya kalo liat foto2 pas kita bareng bareng dan inget2 masa lalu. Hahaha. 

"The past is gone, you will never have it back, but memories will always remain in your heart. Because the best thing about memories is that IT NEVER CHANGES even the person in it does."


for DVJI


Pernah engga lo ngerasa sendirian di dunia ini pdhl banyak org disekitar lo?
Pernah engga lo dicuekin sama orang tua/sahabat lo sendiri disaat lo lg butuh mereka?
Pernah engga saat lo pengen marah2, ngeluarin semua rasa kesel elo, tp yg lo bisa lakuin cuma mendem rasa kesel itu aja?
Pernah engga saat lo nolongin orang lain, yg lo tolong itu bahkan ga berterima kasih sm lo?
Pernah engga lo dijanjiin sesuatu sama seseorang, tp malah mereka yg cari2 alasan buat ingkarin janji tsb?
Pernah engga rasanya lo pengen jd monster dan ngebunuh semua orang?
Pernah engga lo dibanding-bandingin terus sama orang tua lo?
Pernah engga lo ngerasa ga dianggep sama sekali?
Pernah engga lo berantem sama orang tua lo sampe2 lo mikir lebih baik lo ga usah dilahirin?
Pernah engga lo ngerasa...... lo pengen pergi ke suatu tempat dimana ga ada satu orangpun yang tau?
Atau...... Pernah engga lo ngerasa pengen mati aja saat lo ga bisa ngadepin masalah di hidup lo?


Ya,kadang... (hampir) semua orang pernah ngerasain itu semua, apalagi yg pertama dan terakhir gue sebutin itu. Rasanya........ sepi. Misalnya, pernah engga lo ngerasa mendingan lo punya orang tua lain aja yg lebih baik dr org tua kandung lo? emang sih, kita msh remaja. Pikirannya msh pendek, ga bisa liat lebih jauh apa akibat dr perkataan kita. 

Tapi...gue juga bertanya2, pernah engga sih orang tua tuh juga mikirin perasaan anaknya? Saat mereka bilang “liat tuh si A, dia rajin, pinter, baik, cantik lg. Coba km kayak gitu.” mereka sadar ga sih kl perkataan kayak itu juga -sedikit- nyakitin hati? Apa kita mesti perfect jd seorang anak? Mesti selalu tunduk sm perkataan dan aturan2 mereka? 

Seorang anak kan juga pengen pendapatnya didenger, nyeritain semua masalah sm org tua mereka. Tp kl org tua itu sendiri yg malah nganggep anaknya kayak org asing, gimana bisa anaknya nganggep org tua mereka layaknya sahabat sendiri? Dan juga...saat lo ngeluarin pendapat “kayaknya si B enak bgt hidupnya. Udah kaya, org tuanya baik bgt, blablabla ...” pernah engga lo ngeliat dr sisi lain org itu? Mungkin aja dia juga sering punya mslh, mungkin juga dia selalu ngerasa sendirian, mungkin juga dia cuma pura2 seneng di depan semua orang pdhl hatinya nangis, dan mungkin jg dia cuma butuh seseorang yg mau ngedenger&berbagi cerita sm dia. 

Hidup.... kadang kejam, dan pasti lo sering ngerasa lelah sm hidup dan pengen ngakhirin hidup. Tapi.. lo juga ga bisa kan memprediksi kl lo ga ada? Mungkin aja saat kesuksesan udh ada didpn mata lo, lo malah milih buat ngakhirin itu semua. Dan lo juga ga bakal tau kan? Kl pasti ada seseorang yg bakal kehilangan lo banget kl MISALNYA lo udh ga ada nanti. Hidup semua orang ga bisa di tebak kan? Dan...di dunia ini juga ga ada yg ga mungkin kan? Ya intinya... semua org cuma pengen ngerasa bebas; ngeluarin pendapat, unek2, semua isi hatinya; dan..... bahagia. Termasuk gue.


(P.S. Hahahahaha maaf gue nulis ini berantakan,dan maaf juga buat org2 yg ga ngerti apa mksd gue nulis kea gini. ya intinya gw cuma pengen ngeluarin yg ada di pikiran gw aja. xoxo)


pernah?


Fail. Failed. Gagal. Ya, gue gagal. Gue gagal bikin orang tua gue bangga sama gue. Yang ada mereka malah kecewa sama gue. Gimana ga sedih. Ini kejadiannya tadi malem, pas gue pengen sholat isya. Abis cuci muka sm wudhu gue dipanggil bokap gue buat ngomong serius. He said....... “Vi, ayah pengen nanya deh sm km, skrng nilai km rendah grgr keseringan main notebook itu. ayah perhatiin nilai km skrng banyak yg turun. Apa km ga serius ngikutin pelajaran atau apa km terlalu asik sm notebook itu?” ok gue speechless. Gue ga bisa ngomong apa-apa. Yg ada.....gue malah kepengen nangis hahahaha *-_- he said again.....”skrng bener kan apa kata ayah, km itu semenjak ayah beliin notebook jd ga serius bljr, jd keasikan main terus. Km UNnya jg pas udah ayah beliin notebook kn?skrng apa?katanya kl ayah beliin notebook bakal rajin bljr. Skrng liat nem km. Nem km brp? Bahkan km pun kalah sama si odo. (odo, tmn gue wkt SD) Odo aja yg di SD nilainya lebih rendah dr km, masa skrng nem dia bisa lebih tinggi dr km (nemnya odo 35an lebih). Odo yg dptin smp 43 aja gabisa. Masa skrng km kalah sm dia?” kali ini gue msh bs jwb. Gue bilang “apaan odo nilainya tinggi pake kunci jawaban. Dia sendiri yg bilang sm mbak dewi.” Tapi bokap gue ga nanggepin. Pathetic. Terus bokap gue bilang lg gini......”skrng gini deh, kl km ga ada prestasinya disekolah, ngapain ayah capek-capek kuliahin km. Gini, tiap ayah ketemu sodara sodara ayah, ketemu temen-temen ayah, ayah selalu tuh banggain km. Krn km selalu rangking 1. Nah skrng kl mereka nanya lagi gmn nem km? Mau jawab apa ayah? Km aja ga msk peringkat 10bsr yg nemnya bagus kan?” Njir nyesek ga sih. Gue tuh berontak.............dlm hati:( Gue pgn teriak, gue jg dpt nem segitu niatnya cuma pgn bikin mereka bangga sm hasil gue sendiri. Gue jg pgn teriak kl mereka mereka yg nemnya tinggi itu pd pake bocoran. Gue tuh pengen buktiin sm org tua gue tuh kl gue bisa. Tapi kl gue tau hasilnya jg gue pgn bgt deh ngulang ke 29 maret. Gue pake deh tuh kunci jawaban biar nem gue bagus. Hahhhh tp dosa jg ngapain belajar 3 thn tp pake kunci?tp kl ga pake................. . Yg bikin gue nyesek tuh pas bokap bilang...........”kalo km ga ada prestasi ngapain ayah capek capek nguliahin km nantinya.” Jleb. Selama ini gue berusaha jd juara kelas emg itu bkn prestasi? Trs selama ini gue msk 3 bsr juga kan pgn bikin mereka bangga...............kurang apa kl cmn 3 bsr? Pengennya apa?pengennya nem gue sempurna 40 gt? Emg saingan gue itu-itu aja apa. Saingan gue jg makin lama makin berat kali. Ya know, gue emg gagal bikin mereka bangga dgn nem hsl gue sndr yg rendah ini......hm tp seenggaknya gue udah nyoba kan. Tp percuma jg sh ya nyesel,waktu jg ga bakal balik ke masa lampau&nem gue jg ga bakal nambah. Tp kan.......tau ah gue cengeng bgt. Sedih sm gondok juga gue kl nginget ini trs. Ok bye bloggers dadadadadadah.


Fail

Hello bloggers!! Gue gatau mesti cerita ke siapa huhu yg lain cuma bisa bilang 'sabar ya', 'yaudah mau diapain lagi', atau bahkan malah nyalahin gue. Gini, jadi tuh tanggal 7 mei kmrn kan pengumuman nem tuh ya, ternyata nem gue..hemm.. lumayan jelek,cuma 34,30 T_T ckckck ya gue tau sih itu lumayan kl dibandingin sama temen gue yang dapet 29 komaan atau bahkan 28an. Tapi tapi tapi yaaaaaaaa, temen gue juga banyak yang dapet 36,37,atau bahkan 38!!!!! 

Tapi mereka pada pake bantuan bocoran UN!!! Sedangkan gue? Gue mikir dong (bangga-_-). Gue usaha sendiri. Berjuang sendiri. Nah mereka? Mereka juga paling mikir beberapa nomor doang,sisanya kl ga bisa mereka bisa nyontek pake bocoran. (no offense loh ya) 

Dan yang gue lebih ga rela, temen sekelas gue (namanya Fariz) dpt nem 37,45! Bahkan dalam sehari-hari aja tuh dia sering nyontek,males malesan, dll deh pokoknya gitu (HAHAHAAHA I'm sorry if one day you read this post,Riz). Trs waktu abis pengumuman nem itu pada pamer gitu di twitter,mereka bilang 36 masih jelek lah,36 cuma lumayan lah. Hhhhh 36 aja jelek gimana yang 34? Lo tuh mau mamer nilai/emg beneran sedih ha?banyak yg nilainya msh dibawah lo. Mending nilai 36 hasil lo sendiri,gapapa deh lo banggain diri. Nilai bagus tp contekan aja bangga, dipamerin pula. 

Gue nulis gini bukan karena gue sirik atau gimana gitu. tapi yaampuuun coba dong lo pikirin,lo yg usaha mati-matian di UN,nilai lo dibawah yg pake kunci. Nyesek pasti kan?ga rela pasti kan?......... 

Ya emang sih gue ga bisa ngapa-ngapain skrng. Mau lapor ke depdiknas kl ulangan waktu itu ga adil krn ada yg pake kunci? (apasih lebay bgt wkwk) percuma juga. Jujur sebenernya gue malah iri sama org yg ga lulus UN,krn ada ujian nasional gelombang kedua, jd bisa memperbaiki nilai, ya gue tau malunya pasti banget-bangetan tapi kan kl MISALNYA di un kedua gue dpt 36/37 kan lumayan yakaaaaaaaaaaaaaaan. *-_______---* 

Gue dpt nem 34 emang lumayan,tp gue cuma pusing krn mau SMA dimana,itu doang. Nem segitu gue dpt SMA mana? 6? pasti banyak yg daftar sana,gue pasti kedepak,plusss nykp ga ngizinin sklh disana-,- 26? gamungkin, nem gue gacukup sm passing gradenya. 28?apalagi. Tapi gue kan kmrn lolos seleksi berkas gt ya buat msk 28,gue udah ikut tes akademiknya, tapi itu juga gue hopeless bgt. Banyak yg salah soalnya:/ tp mudah-mudahan gue lolos, doain ya guys supaya gue lolos tes akademiknya. Amin.

Gue. Gak. Rela.